Persiapan Menghadapi Ujian Sertifikasi Internasional

Persiapan Ujian Sertifikasi Internasional

Dalam hal tingkat kesulitan, persiapan ujian sertifikasi internasional khususnya di bidang teknologi informasi memiliki tingkat kesulitan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ujian yang biasa kita hadapi di dalam pendidikan formal, sebaiknya disiapkan dengan matang.  Setiap vendor sertifikasi internasional memiliki syarat dan regulasi yang unik dan seringkali berbeda satu sama lainnya. Namun semuanya memilikinya tujuan yang sama, memastikan bahwa mereka yang lulus ujian benar-benar memenuhi kualifikasi sesuai persyaratan. Oleh sebab itu, persiapan ujian sertifikasi internasional sebaiknya dimulai dari mengikuti training persiapan ujian sertifikasi yang memberikan fondasi pengetahuan dan keahlian dalam mengerjakan soal sampai latihan dan tryout mengerjakan soal-soalnya.

Pemahaman Karakter Ujian Sertifikasi Internasional

Ambil contoh ujian sertifikasi internasional cisco, ujian yang berbasiskan komputer ini memiliki peraturan unik yakni peserta tidak bisa kembali lagi ke soal-soal nomer sebelumnya yang telah di lewati. Jadi kalau kita mengambil prinsip kerjakan soal yang paling mudah dulu, sama saja dengan bunuh diri, karena peserta ujian tak bisa balik ke soal yang telah ia lewati.

Ada juga ujian COBIT yang dilaksanakan secara manual dengan paper, soalnya ada 50 buah tapi waktu pengerjaannya hanya 40 menit saja! Ini sama saja setiap 1 soal kita hanya diberi waktu sekitar 50 detik untuk menyelesaikannya. Akibatnya hanya mereka yang memiliki persiapan dan memahami soal dan strategi menjawab ujian yang bisa lulus dalam exam ini.

Oleh sebab itu, langkah pertama kita harus memahami jenis-jenis ujian, karakter soal, peraturan dan persyaratan yang dimiliki oleh setiap vendor yang mengeluarkan sertifikasi internasional tsb. Dengan demikian kita bisa lebih siap untuk mengantisipasinya.

Jenis Soal Ujian Sertifikasi

Ada 2 jenis soal yg akan kita dapatkan pada ujian sertifikasi IT, yaitu Direct Question dan Case Study.

Direct Question

Direct Question atau disebut juga Straight Question, adalah jenis soal langsung. Disebut langsung karena jenis soal ini tidak bertele2 alias langsung ke pokok pertanyaannya. Contoh dari soal langsung ini misalnya “Apa shortcut untuk melakukan perintah Save pada Notepad?”.

Case Study

Sesuai dengan namanya, Case Study adalah jenis soal berupa studi kasus. Uraian soalnya umumnya sangat panjang dan mengharuskan kita untuk menganalisa kasus tersebut dengan cermat agar kita bisa mengetahui pokok permasalahannya dan apa yg ditanyakannya. Contoh dari soal studi kasus ini biasanya diawali dengan sebuah cerita, misalnya “Di sebuah company XYZ, terdapat 1000 unit PC client dan 10 server Linux. Arsitektur networknya menggunakan 5 buah router dan 200 switch dengan pola IP-Address. Dst..”

Persiapan Ujian Sertifikasi Internasional

Metode Penyampaian Soal Ujian

Ada banyak metode / cara yang digunakan dalam penyampaian soal ini, yaitu:

Multiple Choice

Nyaris sebagian besar ujian sertifikasi IT menggunakan metode Multiple Choice atau pilihan berganda ini. Faktor ketelitian mutlak diperlukan saat kita berhadapan dengan soal multiple choice ini karena banyak soal yg menjebak dengan memberikan pilihan jawaban yg hampir mirip.

Essay

Essay adalah soal yg harus kita jawab dgn rangkaian kalimat hasil pemikiran sendiri. Kendala umum yg dihadapi kita saat berhadapan dgn soal Essay ini adalah bahasa, kadang kita tahu jawabannya namun sulit untuk menuliskannya dalam bahasa Inggris.

Simulasi

Simulasi adalah soal yg harus kita jawab dengan mempraktekannya secara langsung pada sebuah simulasi atau peraga. Soal ini contohnya terdapat pada soal ujian sertifikasi Microsoft Office, misalnya saat ditanyakan bagaimana cara menyimpan file, maka yg harus kita lakukan adalah menjalankan perintah untuk menyimpan file tersebut pada aplikasi Word yg berupa simulasi.

Praktek

Soal ini umumnya terdapat pada sertifikasi yg berhubungan dgn dunia networking. Soal praktek ini mirip dengan simulasi dimana soal yg ditanyakan harus kita jawab dgn mempraktekannya secara langsung, bedanya adalah kita harus mempraktekannya pada alat / device yg sesungguhnya.

Presentasi

Soal presentasi umumnya terdapat pada sertifikasi IT yg berhubungan dgn dunia training IT, misalnya jika kita ingin meraih sertifikat sebagai seorang trainer CompTIA atau CEI, maka kita diharuskan untuk melakukan presentasi dgn topik-topik yg telah ditentukan.

Persiapan Ujian Sertifikasi

Setelah kita mengetahui beberapa hal tentang apa itu ujian sertifikasi IT dan bagaimana cara mendapatnya, tentunya kita harus mempersiapkan diri kita. Beberapa persiapan ujian sertifikasi internasional yg harus diperhatikan diantaranya adalah sbb.:

Bahasa

Sertifikasi IT berlaku dan diakui secara Internasional, dan bahasa yg dipergunakan jelas adalah bahasa Inggris. Dari mulai formulir pendaftaran ujian, formulir feedback, petunjuk pelaksanaan ujian hingga soal2 ujiannya semuanya menggunakan bahasa Inggris. Oleh karena itu persiapkan juga kemampuan kita dalam bahasa Inggris ini.

Pengalaman lapangan

Real World Experience atau pengalaman lapangan di dunia nyata adalah “mutlak” diperlukan. Jangan pernah nekad mengambil ujian sertifikasi internasional jika kita belum memiliki pengalaman lapangan sama sekali. Pengalaman ini tentunya bisa didapatkan dengan berbagai cara, walaupun kadang tanpa kita sadari. Misalnya karyawan yg sehari2 memang bekerja di bagian IT sudah pasti memiliki pengalaman lapangan ini. Atau misalnya kita pernah membantu instalasi dan konfigurasi jaringan saat teman kita membuka warnet, ini juga bisa dibilang pengalaman. Atau barangkali saat kuliah kita terlibat sebagai teknisi dan asisten di lab kampus, maka ini juga sudah termasuk kedalam pengalaman lapangan. Dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Konsep dan teori

Pengalaman tanpa didukung konsep dan teori adalah suatu hal yg percuma, oleh karenanya perluaslah keahlian kita dengan pengetahuan dari sisi teori serta konsepnya. Contoh nyata dari hal ini adalah banyak sekali para programmer yg bisa dibilang ahli dalam merancang sebuah aplikasi, namun saat ditanya bagaimana flowchart atau algoritma dari aplikasi tersebut mereka sama sekali tidak tau. Atau seorang network administrator yg sangat ahli dalam merancang jaringan berikut routingnya tapi tidak tau bahkan tidak mengenal apa itu 7 layer OSI. Nah contoh2 ini menjelaskan sebuah pengalaman lapangan yg menjadi percuma karena tdk didukung oleh konsep dan teori yg memadai.

Banyak sumber pembelajaran yang bisa kita gunakan untuk mendalami konsep dan teori ini. Bisa dari buku2 persiapan ujian, menelusuri beragam technical blog, bergabung ke forum2 diskusi, dlsb.

Latihan Soal2 Ujian

Latihan soal2 ujian jelas harus dilakukan agar kita mengenal dan terbiasa menghadapi beragam tipe soal ujian yg akan kita hadapi. Di Internet banyak sekali resources yg menyediakan latihan soal2 ujian ini.

Training

Banyak Training Center yg menyelenggarakan training persiapan ujian sertifikasi, dan di kalangan publik kemudian muncul opini bahwa jika kita ingin lulus ujian sertifikasi maka kita harus mengikuti training dulu. Opini ini tidak sepenuhnya benar 100%, tapi training tsb akan sangat membantu kesiapan Anda dalam menghadapi ujian internasional.  Tujuan dari training adalah  untuk membantu pemahaman kita terhadap materi ujian, tapi bukan garansi bahwa kita akan lulus setelah mengikuti training ini. Anda bisa belajar sendiri secara otodidak, kemudian ikut ujian sertifikasi. Namun butuh kerja keras dan persiapan yang lebih panjang bila kita ingin ikut ujian sertifikasi internasional secara mandiri tanpa ikut training sebelumnya.

Langkah terbaik dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian adalah dengan mengikuti training. Memang ada biaya yang mesti dikeluarkan, tapi kalau jujur mau membandingkan biaya training tetap jauh lebih murah dibandingkan biaya ujian sertifikasi. Ambil contoh ujian sertifikasi CCNA biaya adalah USD 295 hanya untuk ujian yang waktunya 150 menit saja!

Di pihak lain biaya training kurang lebihnya sama dengan biaya ujian tapi waktunya 42 jam (bila mengikuti training CCNA Fast Track) atau 3 bulanan dengan seminggu 2 kali pertemuan @ 3,5 jam (program training cisco academy).

sertifikasi internasional IT

Di dalam training selain Anda dipersiapkan secara keilmuan dan ketrampilan untuk menghadapi ujian internasional. Juga dibekali dengan kiat dan strategi untuk menghadapi ujian sertifikasi. Informasi ini sangat membantu peserta ujian sertifikasi dalam menghadapi ujian.

Selain itu beberapa training center melangkah lebih jauh dengan memfasilitasi try out ujian internasional di tempat lokasi ujian dengan suasana dan feel seperti ujian internasional sesungguhnya sehingga hasil try out bisa menjadi modal persiapan psikologis sekaligus bahan evaluasi dalam menghadapi ujian internasional. Salah satu training center yang memfasilitasi tryout adalah NetCampus Training Center. ***

Rekomendasi Artikel :

Review Artikel :